Original Sumber: https://gizmologi.id/review/oppo-a11k-entry-level/
Sebagai salah satu penguasa pasar, OPPO Indonesia terus berupaya untuk memperkuat pengaruhnya di Tanah Air. Kali ini, produsen smartphone asal Shenzhen tersebut membidik segmen entry level melalui produk terbarunya.
Meski bujetnya terbatas, kelas menengah ke bawah memang bepengaruh besar dalam penjualan ponsel. Terutama untuk pasar Indonesia, bentuk pasar smartphone masih seperti piramida, di mana segmen menengah ke bawah adalah yang paling besar.
Nah, dirilisnya OPPO A11k ini merupakan upaya perusahaan untuk memperkat segmen tersebut. Saat sedang berkunjung ke The Highland Park Resort di Bogor bareng OPPO, saya berkesempatan untuk mencoba perangkat ini dalam waktu singkat. Berikut ini impresi singkat saya terhadap OPPO A11k.
Desain
Dibuat untuk segmen entry level, tetapi OPPO A11k dirancang dengan desain yang cukup baik dan atraktif. Desainnya terinspirasi oleh pola potongan berlian pada bagian belakang. Tampil dengan variasi pola acak yang memberikan corak berbeda.
OPPO menyebut kalau konsep desain pada ponsel ini adalah 3D Diamond Blaze Design. Ada dua pilihan warna yakni hitam dan putih sesuai selera. Waktu itu saya kebagian yang warna biru yang terlihat memikat untuk anak muda.
Bagian depan dipenuhi dengan layar sentuh, kemudian di samping kiri terdapat tombol volume dan samping kanan tombol Power. Di bagian bawah, terdapat lubang speaker, port jack audio 3,5mm dan port micro USB. Desain ergonomis dan bodi lengkung yang elegan menawarkan pengalaman penggunaan satu tangan yang mudah. Disertai dengan bobot ringan yang nyaman hanya 165 gram. Secara umum, ponsel ini cukup nyaman di genggaman tangan dan juga ketika dimasukkan ke dalam kantong celana.
Layar
OPPO A11k memiliki layar waterdrop 6,22 inci dengan resolusi HD+ 1520 × 720. Tentu saja kita tidak bisa mengharapkan kualitas layar yang ekstra tajam dan smooth seperti halnya di kelas flagship. Bagaimanapun, layar yang dihadirkan di OPPO A11k sudah mencukupi kebutuhan pengguna di kelasnya.
Antarmuka tang tampil di layar memang masih yang lama yakni ColorOS 6.1.2. Begitupun dengan sistem operasinya yang memakai Android 9. Meski demikian, OPPO membekalinya dengan teknologi perlindungan mata berjenis blue light shield. Kehadiran filter cahaya biru dapat mencegah ketegangan mata dan melindungi penglihatan ketika menonton video atau bermain game dalam waktu yang cukup lama.
Kamera
Di kelas apapun, kamera selalu menjadi perhatian. Karena memang sudah menjadi fitur utama pada sebuah ponsel. Terlebih di era media sosial di mana berbagai konten foto dan video sudah menjadi keniscayaan. Sehingga kualitas kamera yang mumpuni sudah menjadi keharusan.
Tapi tentu saja, kita harus lebih bijak dengan menurunkan ekspektasi. Menyadari sejak awal bahwa ini adalah ponsel kelas entry, sehingga dalam hal fitur maupun kualitas tidak bisa disejajarkan dengan ponsel kelas atas seperti Reno, lebih-lebih lagi seri Find.
OPPO A11k dilengkapi kamera belakang ganda dengan teknologi AI (artificial intelligence). Kamera utama sebesar 13MP yang mendukung mode burst dan 6x perbesaran digital. Sedangkan kamera portrait 2MP memberikan kesan kedalaman melalui efek bokeh untuk menghasilan foto terbaik.
Kemudian kamera depan 5MP didukung dengan AI Beautification yang dapat dengan cerdas mengoptimalkan foto selfie. AI Beautification dapat secara otomatis mendeteksi jenis kulit, usia, jenis kelamin, dan warna kulit, dan menciptakan solusi percantik wajah yang melalui tahapan penyesuaian.
Secara umum, kualitasnya sudah mencukupi kebutuhan untuk pengguna di kelasnya. Terlebih dengan beberapa fitur tambahan, termasuk yang menurut saya esensial adalah Soloop. Bagi yang ingin menjadi kreator TikTok ataupun Youtuber pemula, OPPO A11k hadir dengan Soloop Smart Video Editor yang dapat membantu menyunting video keren dengan filter sinematik dengan sangat mudah.
Hasil foto kamera OPPO A11K
Jujur saja, karena waktu yang sangat singkat, saya tidak sempat untuk menguji kinerja dari ponsel ini. Tapi dari spesifikasi OPPO A11k di atas kertas, kita bisa menerka seperti apa kinerja yang dihadirkan pada perangkat ini.
OPPO A11k dibekali dengan RAM 2GB dan memori internal sebesar 32GB. Jika dirasa masih kurang, terdapat opsi perluasan internal dengan kartu tambahan hingga 256GB. Memastikan pengalaman penggunaan perangkat harian yang lancar. Tapi tentu saja, untuk RAM kita tidak bisa melakukan penambahan kapasitas lagi. Harus terima apa adanya.
Untuk menunjang kinerja, otak dari OPPO A11k dipercayakan pada MediaTek yang membenamkan chipset Helio P35. Chipset ini memiliki prosesor octa-core kelas 12 nm dengan kecepatan hingga 2,3Ghz. Sudah mencukupi untuk digunakan bermain game online, media sosial, maupun belajar di rumah.
Original Sumber: https://gizmologi.id/review/oppo-a11k-entry-level/




