Aku dan internet, serta baik buruknya penggunaan teknologi informasi.
Hai internet namaku Rafly, seorang buruh pabrik farmasi yang sedang mengejar gelar sebagai ahli kimia. Sebagai seorang buruh sekaligus seorang mahasiswa, kebutuhan akan teknologi informasi sangatlah diperlukan, mulai dari penggunaan komputer dalam proses perburuhan dan penggunaan smartphone dalam mengakses materi perkuliahan.
Kali ini aku akan membahas pandanganku tentang pentingnya teknologi informasi dan keresahanku tentang teknologi ini.Teknologi informasi menemani hari-hari masa kecilku, TV (television) yang diletakan diruang tengah menjadi hiburan utama bagiku dan keluarga kecilku.
Ayah yang membuatku jengkel karena hampir tidak pernah absen menonton klub sepakbola kebanggan bertanding, padahal pada jam yang sama serial "anime naruto" sedang ditayangkan. Seiring bertambahnya usia teknologi informasi juga terus berkembang, Bukan hanya dapat mengakses TV dan radio, disekolah dasar aku sudah dapat mengakses HP (handphone). HP pertamaku adalah HP bermerek “Esia merdeka” cukup nasionalis bukan?
Kala itu HP hanya kugunakan untuk mengirim SMS iseng kepada teman-temanku yang juga dapat mengaskses HP, sebuah hal yang sia-sia menurutku memberikan akses HP kepada anak SD jika dipikir sekarang.
Seirng dengan perkembangan zaman masuklah sebuah teknologi sistem operasi bernama Android biasa disebut smarthphone, berbeda dengan HP Esia merdeka miliku, HP bersistem operasi Android berjenis touch screen sebuah gebrakan yang menabjubkan menurutku kala itu.
Melihat seorang teman dibangku SMP yang menggunakan smarthphone ini untuk bermain game sungguh membuatku tertarik dengan teknologi ini. Bukan hanya menabjubkan ketika dipakai bermain game, smartphome ini dilengkapi dengan fitur internet yang sangat mudah diakses berbeda dengan HP lawas yang kebanyakan tidak bisa dipakai untuk mengakses inetrnet.
Fenomena penggunaan aplikasi chating seperti blackberry massanger. line, kakao talk. dan pengggunaan sosial media mulai merebak. Dengan adanya fitur yang sangat memudahkan ini, penggunaanya dapat dengan praktis bertukar informasi dengan aktual dan efektif.
Bukan hanya HP yang menggunakan teknologi sistem operasi android pada kala itu TV juga sedang marak dipasangi sistem operasi ini yang menjadikan TV menjadi smarttv,. Berbeda dengan TV lawas berbentuk tabung TV model terbaru berbentuk lebih ramping dan tipis. smarttv juga dapat digunakan untuk mengakses lebih banyak informasi karena kemampuannya yang dapat mengakses internet atau bahkan menonton Youtube.
Semua kemajuan teknologi infromasi sangat berkembang dan peralihan dari analog ke digital sangat terasa. Seperti misalkan radio yang mulai ditinggalkan, para pendengar yang ingin mengakses konten informasi berupa audio berganti ke platfom digital yang menyediakan podcast.
Hal-hal yang bersifat digital pada kala itu mulai bermunculan salah satunya ujian yang diselenggarakan secara online menggunakan komputer ketika aku menduduki bangku SMK. Bahkan ketika dalam kondisi pandemi pada hari ini banyak sekali kegiatan yang sangat-sangat signifikan berpindah menggunakan perangkat teknologi informasi, seperti misalkan di tempatku bekerja menerapkan proses perekrutan karyawan baru menggunakan metode daring, dengan memanfaatkan aplikasi video call seperti Zoom.
Semua teknologi terus berkembang sampai hari ini mulai dari laptop, HP, TV bahkan media yang terus berinovasi dan berubah wujud menjadi konten digital yang diunggah di sosial media, semua hal itu sangat berpengaruh pada perkembangan hidup orang-orang pada masa ini. Namun selalu ada dampak negatif dari perkembangan teknologi informasi yang masif ini.
Penyebaran hoax atau berita bohong menjadi permasalahan yang selalu hadir seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang terus berkembang, Karena hoax seseorang dapat dikelabui dan membuat orang lain ikut terjerumus kepada ketidaktahuan yang terus diciptakan diri sendiri.
Mudahnya akses internet dan kurangnya pemahaman setiap individu dalam mencerna informasi yang didapat menjadi hal yang membuat hoax mudah menyebar dan terus ada. Harus ada edukasi dalam hal mengolah informasi, selain itu edukasi tentang etika menggunakan internet harus diperoleh oleh tiap-tiap individu.
Penipuan dan pencurian data pribadi juga kerap terjadi dan menghantui pengguna internet. Menurutku pengguna internet harus lebih berhati-hati dan dapat memilih mana hal yang berupa fakta dan hal yang berupa omong kosong atau pun hoax.
Internet dapat menjadi sarana yang sangat luar biasa dalam menjalankan hal-hal yang tidak dapat dibayangkan ketika kemunculannya belum ada, belum lagi teknologi AI (atificial intelegent) yang sedang gembor-gembor dikembangkan akan denga mudah membantu kebutuhan kita dalam mendapatkan infomasi.
Seiring dengan semua yang serba smart penggunanya sendiri pun harus terus mengimbangi teknlogi dan lebih smart dari teknologi yang dipakai, jangan sampai kita dikendalikan oleh alat yang seharusnya membantu kita dalam mempermudah kehidupan.
ditulis dan disusun oleh: Rafly Febian
kunjungi instagram saya di @mystic.onion








Tidak ada komentar:
Posting Komentar